0


LAMARANMU KUTOLAK! ===> Dari Buku Taaruf Note (pengen bikin ey hehe)
(Kisah Sederhana, Jenaka tapi Penuh Makna)

Sebagian kisah nyata, yang ku ubah banyak demi kepentingan dan ku sandur kembali dari pelbagai sumber he he

Mereka, lelaki dan perempuan yang begitu berkomitmen dengan agamanya. Melalui ta’aruf yang singkat, padat dan hikmat, mereka memutuskan untuk melanjutkannya menuju khitbah.

Sang lelaki, sendiri, harus maju menghadapi lelaki lain: ayah sang perempuan.
Dan ini, tantangan yang sesungguhnya. Ia telah melewati deru pertempuran semasa aktivitasnya di kampus, pertempuran mempertahankan komitmen ditengah sistem yang memaksa dia keluar dari ’koridor dien’ di perusahaannya, ah tetapi pertempuran yang sekarang amatlah berbeda.

Sang perempuan, tentu saja siap membantunya. Memuluskan langkah mereka menggenapkan agamanya.

Maka, di suatu sore, di sebuah rumah, di sebuah ruang tamu, seorang lelaki muda menghadapi seorang lelaki setengah baya, untuk ’merebut’ sang perempuan muda, dari sisinya. Pekerjaan yang susah memang, mengingat pengalaman buruk sebelumnya, namun semua harus di selesaikan, saat itu hanya niat menyempurnakan dien yang jadi motivasi sang lelaki muda itu.

"Oh, jadi engkau yang akan melamar itu?" tanya sang setengah baya.
"Iya, Pak," jawab sang muda.
"Engkau telah mengenalnya dalam-dalam? " tanya sang setengah baya sambil menunjuk si perempuan.
"Ya Pak, sangat mengenalnya, " jawab sang muda, mencoba meyakinkan.
"Lamaranmu kutolak. Berarti engkau telah memacarinya sebelumnya? Tidak bisa. Aku tidak bisa mengijinkan pernikahan yang diawali dengan model seperti itu!" balas sang setengah baya.
Si pemuda tergagap, "Enggak kok pak, sebenarnya saya hanya kenal sekedarnya saja, ketemu saja baru dua minggu yang lalu."
"Lamaranmu kutolak. Itu serasa ’membeli kucing dalam karung’ kan, aku
takmau kau akan gampang menceraikannya karena kau tak mengenalnya. Jangan-jangan kau nggak tahu aku ini siapa?" balas sang setengah baya, keras.

Ini situasi yang sulit. Sang perempuan muda mencoba membantu sang lelaki muda. Bisiknya, "Ayah, dia dulu aktivis lho."

"Kamu dulu aktivis ya?" tanya sang setengah baya. "Ya Pak, saya dulu sering memimpin aksi demonstrasi anti Orba di Kampus," jawab sang muda, percaya diri.
"Lamaranmu kutolak. Nanti kalau kamu lagi kecewa dan marah sama
istrimu, kamu bakal mengerahkan rombongan teman-temanmu untuk mendemo
rumahku ini kan?"
"Anu Pak, nggak kok. Wong dulu demonya juga cuma kecil-kecilan. Banyak
yang nggak datang kalau saya suruh berangkat."
"Lamaranmu kutolak. Lha wong kamu ngatur temanmu saja nggak bisa, kok
mau ngatur keluargamu?"

Sang perempuan membisik lagi, membantu, "Ayah, dia pinter lho."
"Kamu lulusan mana?"
"Saya lulusan Management Marketing POLXXX Pak. POLXXX itu salah satu POLITEKNIK terbaik di Indonesia lho Pak."
"Lamaranmu kutolak. Kamu sedang menghina saya yang cuma lulusan STM
ini tho? Menganggap saya bodoh kan?"
"Enggak kok Pak. Wong saya juga nggak pinter-pinter amat Pak. Lulus dengan IPK juga cuma dua koma Pak."
"Lha lamaranmu ya kutolak. Kamu saja bego gitu gimana bisa mendidik
anak-anakmu kelak?"

Bisikan itu datang lagi, "Ayah dia sudah bekerja lho."
"Jadi kamu sudah bekerja?"
"Iya Pak. Saya bekerja sebagai Purchasing. Keliling Jawa dan Sumatera
utk membeli raw material Pak."
"Lamaranmu kutolak. Kalau kamu keliling dan jalan-jalan begitu, kamu
nggak bakal sempat memperhatikan keluargamu."
"Anu kok Pak. Kelilingnya jarang-jarang. Wong perusahaannya juga lagi sepi
tdk terlalu laku gitu dech."
"Lamaranmu tetap kutolak. Lha kamu mau kasih makan apa keluargamu,
kalau kerja saja nggak becus begitu?"

Bisikan kembali, "Ayah, yang penting kan ia bisa membayar maharnya."
"Rencananya maharmu apa?"
"Seperangkat alat shalat Pak."
"Lamaranmu kutolak. Kami sudah punya banyak. Maaf."
"Tapi saya siapkan juga emas lima belas gram dan uang limapuluh juta Pak."
"Lamaranmu kutolak. Kau pikir aku itu matre, dan menukar anakku dengan
uang dan emas begitu? Maaf anak muda, itu bukan caraku."

Bisikan, "Dia ga gagap teknologi lho Pak"
"Kamu bisa apa itu, internet?"
"Oh iya Pak. Saya rutin pakai internet, hampir setiap hari lho Pak
saya nge-net."
"Lamaranmu kutolak. Nanti kamu cuma nge-net doang. Menghabiskan
anggaran untuk internet dan nggak ngurus anak istrimu di dunia nyata."
"Tapi saya ngenet cuma ngecek imel saja kok Pak."
"Lamaranmu kutolak. Jadi kamu nggak ngerti Facebook, Blog, Twitter,
Youtube? Aku nggak mau punya mantu gaptek gitu."

Bisikan, "Tapi Ayah..."
"Kamu kesini tadi naik apa?"
"Angkutan umum pak."
"Lamaranmu kutolak. Kamu mau menghina saya ya, melamar anak saya pake angkutan umum"

Bisikan, "Ayahh.."
"Kamu merasa ganteng ya?"
"Nggak Pak. Biasa saja kok"
"Lamaranmu kutolak. Mbok kamu ngaca dulu sebelum melamar anakku yang
cantik ini."
"Tapi pak, di SMU, sebenarnya dah ada 3 cewek yang ungkapin perasaannya kok Pak."
"Lamaranmu kutolak. Kamu berpotensi playboy. Nanti kamu bakal selingkuh!"

Sang perempuan kini berkaca-kaca, "Ayah, tak bisakah engkau tanyakan
soal agamanya, selain tentang harta dan fisiknya?"
Sang setengah baya menatap wajah sang anak, dan berganti menatap sang
muda yang sudah menyerah pasrah.
"Nak, apa adakah yang engkau hapal dari Al Qur’an dan Hadits?"
Si pemuda telah putus asa, tak lagi merasa punya sesuatu yang berharga.
Pun pada pokok soal ini ia menyerah, jawabnya, "Pak, dari tiga puluh
juz saya cuma hapal juz ke tiga puluh, itupun yang pendek-pendek saja.
Hadits-pun cuma dari Arba’in yang terpendek pula."
Sang setengah baya tersenyum, "Lamaranmu kuterima anak muda. Itu
cukup. Kau lebih hebat dariku. Agar kau tahu saja, membacanya saja
pun, aku masih tertatih."
Mata sang muda ikut berkaca-kaca.

Ini harus happy ending, bukan? makanya dibuat happy ending he he

Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah,niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (An-Nahl QS 16:18)





25 October 19.30 Sebuah kosan di CIKARANG BARAT...

@2009


Bani Al-Bantani..



Dikirim pada 29 Agustus 2010 di motivasi


Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
Apa yang ada rasakan jika kita memanggil seseorang yang kita kenal tapi orang tersebut tidak menyahut, tidak menggubris, tidak menghiraukan panggilan kita juga tidak menoleh. Padahal suara anda begitu keras terdengar.Tentunya kita akan merasa kesal, marah, dongkol dan perasaan emosi lainnya. Apalagi jika yang kita panggil itu pura-pura tidak mendengar. Pasti kita merasa disepelekan sekali. Begitu juga jika kita sebagai orang tua memanggil anaknya dan anak kita tidak menyahutnya, tentu sebagai orang tua akan marah besar jika itu terjadi.

Semua sepakat jika kita memanggil dan panggilan kita tidak dihiraukan, kita akan emosi. Nah bagaimana jika yang memanggil itu adalah Allah, yang notabene telah memberikan apa yang kita butuhkan selama kita hidup.Dia memanggil kita dalam sehari lima kali dalam waktu yang berbeda-beda. Apakah kita akan menghiraukan dan langsung memenuhi panggilannya untuk bersujud pada-Nya ataukah kita tak menghiraukannya. Tidak jadi soal bagi mereka yang memenuhi panggilan-Nya, tapi bagi mereka yang tak menghiraukan apakah Allah lantas marah? Apakah Allah akan langsung menurunkan siksanya dengan menimpakan ke orang itu berupa meteor yang sebesar upil atau memberikan benjolan di kepalanya.

Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Setiap muslim pasti hafal dengan bacaan Basmalah, yang artinya "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan Maha Pengasih, Allah tidak langsung memberikan siksaan. Dia masih memberikan kesempatan kepada hambanya untuk melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya selama masih bernafas. Walaupun hambanya itu masih suka berbuat zina, merampok harta orang lain, memperkosa hak orang lain, berjudi dan melakukan dosa-dosa lain termasuk dosa-dosa yang besar lainnya.

Panggilan Allah yang sehari lima kali dalam waktu yang berbeda-beda itu, sebenarnya adalah bentuk rasa syukur kita atas segala apa yang telah di berikan-Nya jika kita mengikutinya. Kalau pun di hitung jam dalam sehari kita hanya membutuhkan setengah jam atau satu jam untuk memenuhi panggilan-Nya.Shalat yang kita lakukan paling lama dalam satu waktu adalah 10 menit. Apa sih yang berat sehingga kita tak melakukannya?

Apa yang terjadi jika setiap muslim tidak melakukan Shalat? Sebagai ilustrasi coba anda genggam sebuah pulpen.Anggap jari yang menggenggam itu adalah rukun Islam. Ibu jari adalah syahadat, jari telunjuk adalah sholat, jari tengah adalah menunaikan zakat, jari manis adalah puasa, dan jari kelingking adalah naik haji.

Anggap bahwa Islam itu adalah pulpen. Coba anda buka jari kelingking, maka pulpen akan tetap tergenggam dan biarkan jari kelingking itu terbuka. Kemudian buka jari manis, pulpen pun tetap tergenggam dan biarkan jari manis terbuka. Terus coba anda buka jari tengah, pulpen masih ada dalam genggaman tidak terlepas dan biarkan jari manis itu tetap terbuka. Tapi anda coba buka jari telunjuk, maka apa yang terjadi pulpen yang tergenggam itu pasti jatuh.

Mengapa shalat begitu penting bagi seoarang muslim, karena jika setiap muslim tidak mendirikan shalat maka Agama Islam ini akan hancur. Walaupun ada hanya namanya saja yang berkibar. Tentang shalat ini Rosulullah sangat mewanti-wantikan sekali kepada umatnya agar jangan di tinggalkan. Saat sakaratul maut Rosulullah mengatakan “Assholah. Asholah....” Dalam hadistnya pun beliau mengatakan bahwa shalat itu adalah tiangnya agama. Bayangkan jika sebuah banguna jika tiangnya runtuh, maka runtuhlah bangunan itu. Apakah Anda sebagai seorang muslim menginginkan hal tersebut?

Apakah kita masih tidak mau melaksanakan panggilan Allah itu. Ataukah kita tetp pura-pura tidak mendengar panggilan itu. Hanya andalah yang menentukannya.



Dikirim pada 25 Agustus 2010 di Uncategories



VIVAnews - Apakah Anda sering menahan buang air kecil? Malas beranjak dari tempat duduk, atau toilet umum yang jorok menjadi alasan umum menahannya.

Jangan membiasakan kebiasaan menahan buang air kecil. Bukan hanya ancaman menderita batu ginjal, tapi juga meningkatkan risiko penyakit infeksi saluran kemih.

Suzanne Merrill-Nach, dokter ahli kebidanan di San Diego, memeringatkan bahaya itu. "Buang air kecil akan membersihkan kandung kemih dari bakteri yang berkembang biak di urin," katanya seperti dikutip dari laman Cosmopolitan.

Artinya, mengabaikan hasrat buang air kecil ke toilet akan menyuburkan perkembangbiakan bakteri di dalam kandung kemih. Inilah yang potensial menimbulkan infeksi saluran kemih.

Menahan buang air kecil juga tidak boleh dilakukan menjelang berhubungan seksual. "Ketika kandung kemih penuh, saluran uretra lebih terbuka sehingga memudahkan masuknya bakteri dari organ intim. Ketika bakteri masuk, terjadilah infeksi saluran kemih," ujarnya.

Menahan buang air kecil juga mengakibatkan gangguan pompa kandung kemih. Itulah usai menahannya, urin tak bisa tuntas dikeluarkan. Orang menyebutnya anyang-anyangan. Jangan sepelekan kondisi ini, karena sisa urin yang sulit keluar juga potensial memicu infeksi saluran kemih.

Urine adalah cairan sisa yang diekskresikan ginjal. Cairan berupa bahan terlarut sisa metabolisme seperti urea, garam terlarut, dan materi organik, ini akan dikeluarkan tubuh melalui proses saluran kemih. Menahannya keluar akan membuat �sampah� terlarut itu mengendap dan mengganggu fungsi kandung kemih dan ginjal

Moga bermanfaat....

sumber : Yahoo



Dikirim pada 17 Agustus 2010 di Uncategories


Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Banyak diantara kita ketika impian tidak sesuai dengan apa yang diinginkan membuat kita frustasi. Kita minta A tapi kita di kasih B dan seterusnya. Hal ini juga membuat seseoarang malas untuk memulainya lagi. Mereka pun terpuruk dalam kefrustasian. Lebih paranya lagi mereka melakukan hal-hal yang tak terpuji, bunuh diri, menganiaya diri sendiri, bahkan membuat tindakan yang melawan hukum dan juga norma agama.

Kalau kita mau merenungi apa yang terjadi, walaupuin itu tidak sesuai dengan apa yang kita impikan. Sebenarnya bisa jadi itu adalah yang terbaik buat kita.Apa yang kita impikan mungkin sangan baik bagi kita, tapi belum tentu menurut Allah. Yakinlah bahwa hanya Allah yang lebih tahu dari kita. Dan Allah pasti akan memberikan yang terbaik untuk kita.Kenapa kita gagal meraih impian kita, mungkin belum saatnya bagi kita untuk meraih itu. Allah tahu bahwa kita belum siap untuk menerima impian kita. Dengan Rahman dan Rahim-Nya Dia tidak ingin hambanya menjadi sombong jika impian itu terwujud.

Segala sesuatu pasti ada prosesnya, sejauh mana kita mengasah potensi yang kita miliki. Allah juga ingin menguji hamba-Nya sampai dimana kesabaran seorang hamba menjalani proses mewujudkan impiannya. “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan).” (Qs.Al-Baqarah:214). Jika Allah telah menghendaki kita untuk mendapatkan apa yang diimpikan, Allah pasti akan memberikannya. Dan bisa jadi yang itu lebih baik dari sebelumnya.

Apa yang harus kita lakukan ketika harapan dan impian kita tidak sesuai dengan kenyataan. Mungkin hal di bawah ini bisa kita jadikan acuan.

1. Bertindaklah selalu secara fleksibel dan dinamis

Jika kita bener-bener ingin meraih sebuah impian, kita harus siap mengadapi perubahan yang sewaktu-waktu datang begitu saja tanpa kita ketahui sebelumnya. Perubahan itu bisa sajaterjadi setiap hari, disinilah kita membutuhkan tindakan yang fleksibel dan dinamis. Seperti apa tindakan yang fleksibel itu. Kita tahu bahwa alam ini tidak hanya tenang, suatu waktu alam ini suak bergolak dengan menimbulkan badai, anagin topan, gempa dan sebagainya. Nah pohon besar dan kokoh saat di terpa angin besar kadang tumbang atau mungkin ada batang yang patah. Tapi kita lihat pohon bambu, diterpa angin dia akan mengikuti arah angin itu. Pohon bambu akan meliuk-liuk mengikutinya. Sehingga jarang ada pohon bambu yang tumbang dan patah. Inilah yang di maksud dengan fleksibel dan dinamis. Ikuti perubahan yang terjadi dengan tindakan-tindakan yang positif yang tetap mengarah pada satu tujuan utama kita yaitu meraih impian.

2. Berpikirlah bahwa INILAH yang terbaik untuk kita!

Ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan jangan membuat diri kita terpuruk. Berpikirlah positif. Percayalah pada keputusan yang Allah berikan. Bisa jadi keputusan itu adalah justru yang terbaik buat kita. Bersikaplah khusnuzhon pada Allah. Allah lebih tahu untuk diri kita, mana yang lebih pantas bagi kita. Jalani terus dan berdoa memohon selalu petunjuk-Nya, apakah benar putusan itu datangnya dari Allah. Jangan biarkan pikiran kita diselimuti oleh hal-hal yang menyebabkan kita terpuruk dan frustasi yang berlarut-larut.

Berikan ’AFIRMASI’. Afirmasi adalah kata-kata positif yang diucapkan berulang-ulang & diyakini untuk membentuk citra postif untuk mengurangi sikap-sikap negatif dalam diri kita.

Contoh, keetika anda bercermin cobalah ucapkan kata-kata yang memberikan motivasi pada diri anda yang ada di cermin,”Hari ini aku gagal tapi hari esok aku yakin bisa mencapai apa yang aku impikan. Aku tidak akan menyerah sampai kapan pun.” Dan masih banyak kata-kata yang membangun diri kita untuk maju terus. Atau tulilah kata-kata motivasi di cermin anda. Menurut ahli Hynotherapy, afirmasi itu akan terekam oleh alam bawah sadar kita. Dan jika terus diucapkan dan penuh keyakinan, maka kita SEDANG atau AKAN menjadi seperti itu adanya, yang kita ucapkan. Dengan kata lain kita sama saja sedang berdoa.

Silakan di coba.....!

3. Tetap Siapkan MENTAL PEMENANG!

Dalam mengejar impian tidaklah berjalan seperti apa yang kita bayangkan. Jalan menuju itu pasti akan banyak halangan dan rintangan. Mental baja sangat di perlukan dalam hal ini. Semuanya pasti melalui tahapan-tahapan. Dari tingkat bawah hingga tingkat tinggi pasti ada tangga-tangga yang harus kitatapaki. Jangan pernah naik jika kita takut jatuh. Pemenang sejati adalah apabila jatuh dia akan bangkit lagi, jatuh abngkit lagi untuk sebuah kemenangan. Dia yakin kegagalan adalah awal meraih kesuksesan. Kesempatan untuk jadi pemenang akan selalu terbuka bagi siapa saja, tanpa terkecuali.

Rejeki dan kemenangan itu sungguh tidak terkira banyaknya dari Tuhan, masih banyak yang menggantung di langit! Sekarang tinggal bagaimana cara anda! Apakah mau meraihnya? Atau mengharapkan turun dengan sendirinya?

Saya sarankan, jangan pernah memilih yang kedua. Kita semua tahu bahwa yang namanya kemenangan itu seringkali dimiliki oleh mereka yang... tidak pernah berhenti berusaha!





diedit dari karya : Anne Ahira





Dikirim pada 04 Agustus 2010 di motivasi
Awal « 1 2 » Akhir
Profile

Berusaha menjadi muslim yang taat dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk agamaku "Islam is my Life" More About me

Page
BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 194.721 kali


connect with ABATASA